Medical & Theraphy Consultant

Maret 13, 2009

Cara langsing untuk kaum ADAM…………..

Diarsipkan di bawah: Umum — Hasrul @ 10:02 am

TUBUH ideal bukan hanya impian kaum wanita. Lelaki juga mengimpikan tubuh proporsional dengan otot “enam tingkat” pada perut mereka. Untuk mendapatkan semua itu, dibutuhkan pengorbanan tidak sedikit.

Di antaranya, mau berkutat di fitness center dengan alat-alat berat. Atau kalau mau mudahnya, mari ikuti program pelangsingan. Setelah itu pembentukan otot. Sparkling Salon di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, menawarkan program pelangsingan dengan alat Thermal Therapy.

“Alat ini aman bagi kesehatan karena menggunakan suhu tubuh,” ujar Hendrawati, konsultan kecantikan dari Sparkling Salon. Kombinasi dari detoksifikasi, pijat dan terapi dalam handuk hangat digaransi dapat menurunkan 1-2 kilo dalam satu kali terapi.

Bagi kaum lelaki, proses penurunan berat badan akan lebih mudah. Sebabnya, lelaki memiliki kantung lemak yang lebih sedikit dari perempuan. Tahapan yang dilakukan pertama kali adalah mengukur berat massa pasien. Dari situ akan muncul perkiraan angka untuk penurunan berat badan (weight to loss) dan penambahan berat badan (body fat). WTL adalah jumlah lemak yang mesti dihilangkan. Sementara BF adalah jumlah lemak yang terkandung dalam tubuh.

Bisa saja Anda kurus, tidak memiliki BF, tapi WTL-nya cukup tinggi. “Biasanya ini karena pola makan yang tidak sehat. Jadi lemak bertumpuk di dalam tubuh,” ujar wanita yang akrab disapa Wati ini. Kemudian, pasien masuk dalam tahapan treatment. Di sini dilakukan kombinasi antara pemijatan dan penggunaan alat. Ada juga metode khusus untuk mengangkat selulit. Stimulator mesin penghancur lemak dari otot tersambung dengan slimming blanket.

Prosesnya sendiri berlangsung cukup lama, sekitar satu sampai dua jam. Karena itu, pasien dibuat rileks. Mesin beraksi dengan panas tubuh hingga mengeluarkan kerigat. Dari sini keluar pula toksin beracun dari tubuh. Selain itu pula menggerus kelebihan lemak dalam tubuh.

Belum Ada Tanggapan »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.